×
Blog
Back

Panduan Persiapan Solo Travel untuk Pemula

  • admin_dwidaya
  • 2018-11-05 15:52:51
  • 42 time(s)
Tag(s):

Solo travel mungkin terdengar berat untuk dilakukan, terutama jika kamu terbiasa pergi beramai-ramai dengan keluarga atau teman. Mungkin kamu akan membayangkan nanti akan tersesat atau skenario-skenario buruk lainnya. Padahal solo travel juga punya kelebihannya sendiri yang tidak akan kamu dapatkan kalau berlibur ramai-ramai.

Kamu hanya perlu memikirkan pengeluaranmu sendiri dan kamu juga bisa menjelajah banyak tempat karena tidak harus mengikuti rencana dan keinginan orang lain. Seru, bukan? Nah, untuk solo travel yang aman dan nyaman, baca panduannya di sini.

 

Persiapkan mental dan fisik

Saat kamu bepergian ramai-ramai, beban akan dipikul bersama-sama. Namun, saat solo travel, kamu bertanggung jawab sendiri atas semua keputusanmu. Ada kalanya keputusan tersebut membawamu pada keadaan yang kurang menyenangkan. Untuk itu, supaya kamu tidak kaget saat berhadapan dengan situasi yang demikian, persiapkanlah mentalmu.

Tanamkan di pikiranmu bahwa solo travel tidak akan menakutkan. Jika nanti terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan, anggap saja sebagai sebuah “pelajaran hidup” untuk diceritakan pada teman. Jangan lupa juga untuk menyiapkan fisik, ya! Terutama kalau destinasi yang kamu tuju punya medan yang berat seperti daerah pegunungan.

Jangan lupa packing!

Bisa dibilang packing adalah bagian terpenting dalam solo travel. Packing yang tepat akan membantumu punya semacam senjata buat menghadapi berbagai kemungkinan nantinya. Buatlah daftar apa saja yang harus dibawa untuk perjalanan solo pertamamu. Jangan pernah lewatkan obat-obatan pribadi serta dokumen perjalanan seperti paspor dan tiket.

Supaya perjalananmu lebih aman, jangan lupa membawa smartphone yang telah dipasang aplikasi keamanan. Sekarang sudah tersedia banyak aplikasi keamanan yang bisa kamu unduh secara gratis. Pastikan juga memberitahukan rencanamu pada keluarga atau teman supaya tidak menimbulkan kekhawatiran.

Coba cari tahu soal bahasa lokal

Sebelum memulai perjalananmu, cobalah untuk mempelajari bahasa lokal. Cari tahu bagaimana cara mengucapkan “halo”, “terima kasih”, atau bahkan gestur-gestur khas untuk berkata “iya” dan “tidak”. Memberikan gestur “tidak” sering kali lebih efektif untuk mengekspresikan penolakan dibanding berkata “tidak”.

Hal ini akan sangat membantumu selama solo travel. Bagaimana pun juga, satu-satunya bantuan yang bisa kamu dapatkan saat solo travel adalah dari warga setempat. Pada umumnya, masyarakat setempat akan merasa senang kalau kamu mencoba belajar bahasa lokal. Mereka akan menghargai upayamu dan sebisa mungkin memberi bantuan.

Selalu waspada

Satu hal penting tentang solo travel adalah kamu harus menjamin keselamatanmu sendiri. Tidak ada teman atau keluarga yang akan menjagamu selama perjalanan. Untuk itu, usahakan untuk selalu waspada selama solo travel. Sebelum berangkat, cari tahu soal tempat-tempat rawan di kota atau negara tujuanmu,

Usahakan untuk menghindari tempat-tempat rawan tadi kecuali terpaksa. Selalu perhatikan barang bawaan dan jangan pernah membawa barang-barang yang rawan mengundang kejahatan seperti perhiasan atau gadget berharga mahal. Perhitungkan kemungkinan penipuan. Segeralah menghindar saat ada situasi yang mencurigakan.

Cari akomodasi dan transportasi hemat

Supaya perjalananmu makin nyaman, segera dapatkan akomodasi dan transportasi yang mendukung. Kamu bisa berburu tiket murah di Dwidayatour dengan program Parade Tiket Murah. Program ini tersedia setiap minggunya. Jadi, pastikan kamu tidak ketinggalan informasi tiket murah ini, ya. Selain itu, Dwidayatour juga memiliki program Berani ganti 2x selisih harga hotel jika kamu menemukan harga yang lebih mahal di OTAjika dibandingkan dengan cabang Dwidayatour. Nah, jaminan murahnya, kan.

 

Melakukan solo traveling ternyata tidak begitu menakutkan, ya. Intinya memang persiapanya harus sempurna sehingga dapat meminimalisir kendala di perjalanan. Selamat solo traveling.