×
Blog
Back

New Zealand, Alternatif Liburan Musim Dingin yang Seru

  • admin_dwidaya
  • 2018-12-17 13:04:13
  • 74 time(s)
Tag(s):

Kalau kamu ingin mencoba liburan musim dingin dengan sensasi baru, coba pertimbangkan New Zealand. Negara barat daya Samudera Pasifik ini dijamin akan menawarkan sensasi liburan musim dingin yang berbeda untukmu. Penasaran? Kamu bisa simak alasan lengkapnya di bawah ini.

 

Berbeda dari Eropa

 

Pertama, musim dingin di New Zealand berbeda dengan musim dingin di kawasan Eropa. Dari segi waktunya sendiri, musim dingin di New Zealand terjadi pada waktu yang berkebalikan dengan Eropa. Jika musim dingin di Eropa terjadi pada bulan November hingga April, musim dingin di New Zealand biasanya terjadi pada bulan Juni hingga Oktober.

Jadi, mengincar winter di New Zealand sangat cocok dilakukan jika mengingat cuaca di Indonesia yang biasanya sedang panas-panasnya pada bulan-bulan tersebut. Selain itu, temperatur udara saat musim dingin di New Zealand pun tidak terlalu ekstrim. Biasanya suhu terdingin tidak akan mencapai angka di bawah 0° Celcius.

 

Tidak semua wilayah tertutup salju

 

Dengan temperatur udara yang tidak terlalu rendah, suhu New Zealand saat musim dingin pun relatif lebih hangat jika dibandingkan Eropa. Fenomena alam ini menyebabkan tidak semua wilayah New Zealand tertutup salju. Biasanya salju akan turun pada wilayah pegunungan. Di bagian utara, salju akan turun pada Central Plateau dan Southern Apls di bagian selatan.

Kamu bahkan bisa menjumpai beberapa satwa liar New Zealand berkeliaran. Di wilayah Kaikoura, South Island, kamu bisa menjumpai anjing laut. Hewan-hewan lucu ini bisa ditemukan sedang berenang di air terjun. Musim dingin memang menjadi waktu bagi induk anjing laut untuk “melatih” bayi-bayinya berenang sebelum kembali ke laut.

 

Aurora Australis

 

Jika wilayah Skandinavia punya Aurora Borealis, New Zealand punya Aurora Australis. Ya, fenomena langit yang indah ini bisa kamu nikmati di negara ini. Ada beberapa titik yang menjadi spot terbaik untuk menikmati Aurora Australis di New Zealand. Pertama ada Stewart Island yang merupakan pulau berpenghuni paling selatan.

Alternatif lainnya ada Lake Tekapo dan Aoraki Mount Cook National Park. Kedua titik ini merupakan Dark Sky Reserve. Artinya, lokasi ini memiliki langit malam yang lebih gelap jika dibandingkan dengan kebanyakan tempat di bumi. Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mendaki ke Mount John Observatory di Tekapo.

 

Alternatif yang lebih hemat

 

Poin terakhir ini sulit untuk diabaikan. New Zealand bisa menjadi alternatif yang lebih hemat jika kamu menginginkan liburan musim dingin tapi bujet tidak mencukupi untuk pergi ke Eropa. Yes, tarif penerbangan ke New Zealand sendiri saja sudah lebih murah jika dibandingkan dengan ke Eropa atau Amerika Utara.

Terlebih, musim dingin di New Zealand terhitung sebagai low season sehingga harga untuk transportasi dan akomodasi pun relatif lebih rendah. Wisata-wisata alam di New Zealand pun tidak ditarik biaya masuk sendiri sehingga bisa menghemat anggaran liburanmu. Bagaimana, semakin tertarik liburan musim dingin di New Zealand?

 

Untuk menikmati segala keunikan musim dingin di New Zealand, kamu bisa mendaftar pada tour yang disediakan Dwidayatour. Dengan harga mulai dari Rp11 jutaan saja, kamu sudah bisa liburan ke New Zealand, lho!